Rencana nya Regulasi Euro 4 Akan Di Percepat,Sudah Siap Kah ??


Otofery.com – Mungkin rekan rekan pembaca sekalian sudah pernah melihat tulisan Euro 4 pada kaca bis...ya memang tulisan tersebut hanyalah cita rasa stiker saja,karena faktanya saat ini Indonesia masih menggunakan regulasi Euro 3 CMIIW..... yang mana regulasi tersebut memaksa pihak Kawasaki menghentikan produksi Ninja 2 Tax yang gagal lolos Euro 3.

Mengenai regulasi emisi kendaraan bermotor tenyata tiga pihak yang terlibat,yakni Gabungan Industri Kendaraan Bermotor,penyedia bahan bakar (Pertamina & sejenisnya) serta pihak paling banyak,yakni konsumen yang memang susah di atur hahahahaha


Harapan regulasi Euro empat ingin segera di realisasikan secepatnya ujar I Gusti Putu Suryawirawan,Dirjen Industri Logam

"Ingin nya bisa di percepat 2019 atau 2020 sudah bisa di realisasikan,tapi tunggu dulu nanti akan bicarakan....Rekan rekan di Pertamina memilika alasan,pak Wapres (Wakil Presiden Jusuf Kalla) sudah memberi jalan keluar,jika tidak bisa membuat (bahan bakar) ya datangkan dari luar negeri untuk sementara...tetapi pihak Pertamina juga harus hitung impor bagimana logistik dsb ...makanya kami akan bicara dulu," urai Putu di GIIAS 2016.



Tak hanya Pertamina,peranan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) serta konsumen juga di butuhkan,agar nantinya ada agenda produksi dalam negeri,supaya impor bahan bakar bisa disesuaikan.

"Sudah impor bahan bakar untuk Euro 4,jangan sampai sepi pembeli bahan bakar untuk Euro 4...rugi dong pertamina,bisa di marahin nanti saya" kata putu.

Pertamina sendiri baru bisa menyuplai bahan bakar untuk regulasi Euro 4 pada tahun 2023...makanya untuk rencana regulasi Euro 4 yang akan di percepat harus Impor terlebih dahulu....yang baru saja di perkenal oleh pertamina di GIIAS 2016 yakni Pertamax Turbo yang memiliki Ron 98,cocok untuk kendaraan dengan kompresi tinggi baru tersedia di Jakarta ... Tentunya pihak konsumen merupakan pihak yang belum siap.

Pertamax Turbo 98


Seperti di ketahui bersama negeri Indonesia itu sangatlah luas sekali,di daerah khusus nya di perkampungan/pelosok jenis bahan bakar yang tersedia ya hanya Premium... Apalagi di beberapa wilayah masih banyak yang menggunakan motor 2 tax untuk keperluan aktivitasnya,jangankan Euro 4,Euro 3 saja belum lolos hahahaha.

Sudah siapkah dengan regulasi Euro 4 ?

Sumber : Kompas.

Semoga berguna

Contact :
Email : Feryahmad5@gmail.com
Twitter : @ahmadfery1
Instagram : @Fery_ahmad_15
Facebook : Auto Fery

Subscribe to receive free email updates: